Mari Berkarya, Mari Bercerita


Berkarya untuk kehidupan. Bercerita untuk menghidupkan



Hari ini ane membaca sebuah artikel menarik yang membahas tentang , "Mungkinkah seorang wanita dan pria menjalin persahabatan murni?" Dan dari artikel itu saya dapat sesuatu yang menarik.

Persahabatan murni yang dimaksud adalah seperti persahabatan antara seorang pria dan teman prianya  atau antara wanita dengan teman wanitanya (tentu yang orientasi seksualnya normal ya...). Nah dari ulasan artikel tersebut dinyatakan bahwa persahabatan murni antara pria dan wanita tidak mungkin terjadi. Sebab-sebanya karena perbedaan pola pikir antara keduanya. Lanjut,,,
Artikel tersebut mengutip ucapan tokoh Harry dalam film When Harry Met Sally yang berbunyi, "Men and women can't be friends because the sex part always gets in the way." Tentu saja ucapan-ucapan dalam film tidak bisa kita jadikan solusi dalam permasalahan sebab film adalah fiksi. Bukan ilmiyah. Namun berdasarkan ucapan si Harry tersebut kemudian melihat kenyataan yang terjadi serta penelitian dari ilmuwan terungkaplah memang secara umum persahabatan murni antara pria dan wanita tidak mungkin terjadi.

Alasannya seperti ditulis di dalam artikel:
  • Karena pria dangkal.
  • Karena pria (biasanya) bersahabat dengan wanita yang menarik hati.
  • Karena pria (biasanya) bersahabat dengan wanita atas dasar ketertarikan, sedang wanita (biasanya) bersahabat dengan pria atas dasar kenyamanan.
  • Karena faktor seksual cemistry yang sewaktu-waktu bisa teraktivasi.
Inti dari keempat alasan di atas adalah bahwa secara fitrah laki-laki diciptakan dengan sifat yang cenderung tertarik kepada wanita. Bagi laki-laki wanita adalah sesuatu yang indah yang menarik hati mereka, membuat mereka ingin memilikinya. Maka tidak heran bagi umumnya lelaki, persahabatan di antara mereka dengan wanita bisanya di dasari atas alasan ketertarikan. Maka benarlah firman Allah di dalam Al Quran

"Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita,... (Q.S. Ali Imran: 14)

Dari ayat tersebut, sangat mungkin terjadi bagi lelaki akan mengambil kesempatan untuk menjadi lebih dari sekedar sahabat bagi seorang wanita andai si wanita membuka kesempatan itu atau sang lelaki melihat adanya kesempatan yang terbuka. Dan bagi wanita juga jangan salah sangka ketika merasa kalau sang lelaki biasa saja, karena bisa jadi mereka bersikap begitu karena menjaga perasaan sang wanita sedang di dalam hatinya sedang berkecamuk perasaan ingin memiliki sang wanita.

Kita lihat lagi poin di atas, yakni tentang dasar wanita menjalin persahabatan kepada pria umumnya karena rasa nyaman. Ya, memang wanita cenderung menyenangi kenyamanan dan secara kodrat Allah ciptakan kenyamanan wanita itu pada laki-laki. Allah berfirman dalam Q.S. Annisa ayat 34

"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi wanita..."

Ustadz Syafiq Basalamah menjelaskan makna kepemimpinan tersebut bukan hanya bermakna bahwa lelaki bisa berbuat seenaknya pada wanita. Namun lelaki harus menjadi pemimpin yang mengayomi dan melindungi bagi wanita. Sifat mengayomi dan melindungi inilah yang dicari para wanita dari laki-laki. Maka nggak heran bila sang wanita cenderung tertarik pada pria yang mampu menghadirkan perlindungan dan pengayoman bagi mereka. 

Di sini kita simpulkan terlebih dahulu bahwa persahabatan antara pria dan wanita terjadi sebab:
1. Pria bersahabat kepada wanita umumnya karena tertarik pada wanita terutama secara penampilan.
2. Wanita bersahabat kepada pria umumnya karena sifat mengayomi dan melindungi sang pria.

Kemudian di dalam artikel diungkap sisi psikologis yang berbeda di antara pria dan wanita yaitu:

Disebabkan keamanan dan kenyamanan itulah yang membuat wanita secara psikologis bisa mematikan seleranya pada sahabat pria. Dalam kajian psikologi evolusi, wanita adalah makhluk sosial yang senantiasa mengelilingi dirinya dengan banyak sahabat pria agar lebih terlindung dari bahaya. Itulah sebabnya wanita bisa santai menjalani hubungan platonik (keintiman emosional tanpa keintiman romantik/seksual). 

Wow, sebuah teori yang jika ditelaah kembali ada benarnya. Kadang kita temui kasus seorang pria yang tertarik pada wanita yang telah lama dekat dengan dia dan bisa disebut menjadi seorang sahabat. Namun ketika sang pria mengungkapkan perasaanya kepada sang wanita ternyata dengan mudah sang wanita menjawabnya dengan "kita kan cuma sahabatan". Ini hal yang wajar terjadi sebab pria memilki ketertarikan secara visual dan ketertarikan secara visual membuat mereka cenderung merasa ingin memiliki. Contoh ketika ketertarikan secara visual lainnya dapat kita lihat pada hobi-hobi pria mengkoleksi barang-barang dan wanita yang sangat senang berbelanja. Ketertarikan secara visualah yang membuat mereka rela membayar berapapun untuk memiliki barang yang mereka anggap menarik.

Meski begitu, wanita juga sering termakan ketertarikan emosional mereka kepada laki-laki. Tidak jarang kita temukan hancurnya rumah tangga disebabkan sang wanita yang tertarik pada lelaki lain dibanding suaminya. Artinya mungkin wanita mampu menjalani hubungan platonik namun tetap kecenderungan wanita dapat membuahkan benih-benih cinta.

Kemudian diterangkan lagi di dalam artikel:

Pria adalah 'makhluk satu dimensi yang dangkal, dingin, kasar dan senantiasa dibodohi testosteron mereka', memiliki sistem psikologi yang agak berbeda. Sebagai wanita, Anda bisa curhat masalah ke sahabat wanita lainnya, mereka akan menyimak serta berkomentar ke sana kemari, merasa akrab senasib sepenanggungan, lalu pulang dan saling menggosip satu sama lainnya. Tapi jika wanita curhat kepada sahabat pria, itu membangkitkan gairah kejantanannya untuk melindungi dan memberi solusi.

Keakraban, kehangatan, kelembutan, dan permintaan tolong Anda membuatnya merasa spesial, dicari, diinginkan, dibutuhkan dan dihormati. Tambahkan sedikit kontak fisik saja seperti tepukan atau cubitan kecil saja, insting sang pria akan menyala terang. Wajar bila dia 'tertipu' hasratnya sendiri untuk menginginkan Anda jauh dan lebih banyak. Apalagi jika Anda memang terlihat cantik dan menarik. 

Inilah sifat fitrah laki-laki terhadap wanita. Sebagaimana Al Quran surat 4:34 di atas, laki-laki memang diciptakan sebagai pelindung wanita dan wanita diciptakan untuk mendapat perlindungan laki-laki. Seorang laki-laki akan terpanggil insting melindunginya bila ia merasa dibutuhkan oleh wanita. Seorang laki-laki perkasa sekalipun butuh seseorang yang spesial yang harus ia lindungi. Ia perlu menunjukan kejantananya dan kekuatannya dengan melindungi seorang wanita yang membutuhkan perlindungannya. Bila belum ada seseorang yang bisa dia lindungi, maka ia akan merasa tidak ada harganya. Begitulah insting seorang laki-laki. Ia ingin menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi wanita. Maka jangan heran bila umumnya laki-laki yang menjadi tempat curhat wanita sering mengalami korban perasaan sebab hakikatnya ia ingin melindungi wanita namun batasan hubungan persahabatan membuatnya tidak bisa bertindak terlalu jauh. Maka kadang mereka menginginkan yang lebih dari sekedar sahabat.

Saya jadi teringat satu hal, ternyata selain ketertarikan secara visual pria mempunyai ketertarikan lain pada seorang wanita yaitu ketertarikan secara seksual. Ketertarikan secara visual dapat menyebabkan manusia ingin memiliki suatu hal. Sebagaimana contoh yang saya paparkan di atas yakni ketika pria memiliki hobi mengkoleksi sesuatu, mereka biasanya memilih karena visual yang bagus. Begitu pula wanita yang gemar berbelanja. Namun jika hanya ketertarikan secara visual saja, maka sangat mudah diredam. Sebagai contoh kadang seorang pria melihat suatu barang yang menarik buat mereka namun karena banyak keperluan, mereka dapat meredam rasa ketertarikan itu. Yang susah adalah meredam ketertarikan secara seksual. Dan ketertarikan ini hanyalah didapatkan pria pada diri wanita.

Membaca artikel tersebut membuat saya menyadari betapa berbahayanya bila interaksi antar wanita dan pria semakin bebas. Betapa banyak kerusakan akan terjadi dan berapa jiwa akan tersakiti. Itulah sebabnya Allah mengatur dengan tegas hubungan antara wanita dan pria di dalam kehidupan. Itulah sebabnya wanita diperintahkan berhijab dan lelaki diperintahkan menundukan pandangannya. Sebab memang secara fitrah lelaki dan perempuan diciptakan saling memiliki ketertarikan di antara keduanya. Ibarat dua kutub magnet yang berbeda maka bila saling mendekat akan menyebabkan tarik menarik bagaimanapun disangkalnya rasa itu.

Maka saya sangat setuju bila persahabatan di antara dua insaan berbeda jenis kelamin tidak akan berjalan dengan murni. Sebab setidaknya salah satunya akan memiliki ketertarikan khusus kepada lawan jenisnya. Dan ketertarikan inilah yang menyebabkan timbulnya rasa cinta, rasa sayang dan sebagainya. Rasa inilah yang menjadi pintu masuk setan untuk menjerumuskan wanita dan pria ke dalam fitnah yang lebih besar lagi. Untuk itulah Islam mengatur ini semua demi kebaikan manusia.

"Kalau memang hal itu dapat bersifat merusak, mengapa Allah ciptakan?" Jawabannya adalah fitrah antara lelaki dan wanita bila tidak diatur maka akan merusak sebagaimana air yang bila tidak dapat dikendalikan juga akan merusak. Namun bila fitrah hubungan antara pria dan wanita diatur dalam koridor syariat tentu akan menghasilkan manfaat yang luar biasa. Rasa ingin melindungi pria dan kebutuhan perlindungan wanita yang dilampiaskan di dalam koridor syariat (pernikahan misalnya) akan membuahkan rasa cinta di antara keduanya dan membahagiakan kehidupan mereka. Kemudian menjaga diri dari keindahan atau perlindungan di luar mahligai yang tidak dihalalkan oleh syariat akan membatasi ketertarikan manusia pada sesuatu yang haram baginya. Sehingga yang dia rasakan adalah pasangannya saat ini adalah yang paling cantik, yang paling indah, yang paling melindungi dan paling mengayomi. Subhanallah, Rasakanlah betapa sempurnanya apa yang Allah Al Khaliq ciptakan bagi makhluk-Nya.

Maka dari itu sebaiknya bagi seorang pria muslim atau wanita muslimah untuk tidak bermudahan dalam mencari sahabat dari lain jenisnya. Atau bermudahan berkomunikasi dengan leawan jenis pada umumnya karena mungkin Anda tidak tahu bahwa komunikasi atau persahabatan yang Anda kira baik bagi Anda dapat dijadikan tunggangan bagi syetan untuk menjerumuskan Anda kepada fitnah yang lebih besar lagi. 

Wallaahu a'lam bish-showwaab.

Artikel terkait lain dengan



0 Reaksi Pembaca:

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Entri Populer