Mari Berkarya, Mari Bercerita


Berkarya untuk kehidupan. Bercerita untuk menghidupkan

Sebenarnya aku sedang berpikir, memikirkan bagaimana ke depannya. Niat menikahi sudah diucapkan dan didengarkan oleh calon mertua. Bahkan tidak cukup sampai di situ, paman dan bibinya pun sudah mengetahui niat ini. Senang rasanya bila memang diri ini diterima di keluarga yang sangat besar. Diri ini hanya mampu berharap tidak akan mengecewakan mereka semua. Dan saya sangat menyadari di antara kekurangan saya adalah kemampuan bersosialisasi dengan sanak keluarga. Sebab semenjak kecil, saya besar di perantauan dan sangat jarang bercengkerama dengan sanak keluarga. Namun untuk hal ini saya akan usahakan. Islam sudah mengajarkan bagaimana berakhlak dan menyambung silaturahim. InsyaAllah semoga Allah mudahkan.



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Biarpun rusak biarpun hancur aku pasti kan bangkit lagi

karena ku cyborg abadi
tak akan kalah tak akan takut aku tak akan menyerah
akulah cyborg berhati baja
kini aku, terkadang aku merindukan masa lalu
kehidupan kucing yang penuh kebebasan
jatuh cinta dan berkhayal, tidur siang dengan santainya
masa itu...
tetapi demi menjaga kakek dan nenek
juga melindungi teman-temanku
akan kutembakkan meriam kebenaran
kebenaran, sekarang pun aku, sekarang pun aku, sekarang pun aku...


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Bila waktunya masih lama maka bersabarlah
gunakan waktu yang tersisa untuk bersiap-siap
manfaatkan waktu yang tersisa untuk bakti kepada bunda


Bila ada yang kata yang ingin diucapkan
atau jawaban dari suatu pertanyaan, bicaralah
ungkapkanlah dengan lugas 

Bukankah aku sudah membuat keputusan?
maka bantulah aku dengan berbicara
bukan dengan diam namun bertanya

Sungguh aku bukanlah detektif hati
aku hanyalah manusia biasa
aku sebatas manusia biasa

Bila kepada yang lain engkau mampu merangkai canda
mengapa kepadaku kau justru diam tak bersuara
dan berharap aku memahaminya




Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Tulisan berikut ditulis berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya. Tidak ada klaim apapun tentangnya.

Dulu, saya pernah membaca sebuah kisah tentang (kalau tidak salah) Imam Al Hasan Al Bashri -ulama terkenal di zaman itu- yang bertemu dengan seorang pedagang di suatu pasar. Di pertemuan pertamanya, Al Hasan melihat pedagang ini berdagang dengan cara yang buruk. Ia selalu melebih-lebihkan dagangannya dan selalu menutupi setiap kekurangan dagangannya. Ia bahkan berani berdusta agar kecacatan dagangannya tidak terlihat oleh pembeli. Tentu sikap ini adalah tercela dan akan merugikan sang pembeli. Melihat kondisi seperti ini Imam Al Hasan Al Bashri bertekad ia tidak akan pernah membeli dagangan pedagang tadi.


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...



Hari ini ane membaca sebuah artikel menarik yang membahas tentang , "Mungkinkah seorang wanita dan pria menjalin persahabatan murni?" Dan dari artikel itu saya dapat sesuatu yang menarik.

Persahabatan murni yang dimaksud adalah seperti persahabatan antara seorang pria dan teman prianya  atau antara wanita dengan teman wanitanya (tentu yang orientasi seksualnya normal ya...). Nah dari ulasan artikel tersebut dinyatakan bahwa persahabatan murni antara pria dan wanita tidak mungkin terjadi. Sebab-sebanya karena perbedaan pola pikir antara keduanya. Lanjut,,,


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Beberapa saat yang lalu, ane baca sebuah trit di lounge yang membahas tentang mitos dalam pernikahan. Di antara bahasan dari penulis yang saya ingat adalah melakukan sex bebas sebelum menikah tidak menjatuhkan kehormatanmu. Alasannya karena itu perbuatan biasa dan tidak masalah mau dilakukan apa enggak. Innalillaahi wa inna ilaihi roji'un. Sudah separah inikah anggapan sebagian orang tentang sex bebas? 


Mengapa sex bebas sebelum menikah menjatuhkan kehormatan manusia? Jawabannya adalah karena manusia dan hewan itu berbeda. Ya, manusia dan hewan adalah dua makhluk Allah yang sangat berbeda. Jika hewan jantan mau memuaskan hasrat seksualnya, ia tinggal keluar mencari betina kemudian dia salurkan hasratnya kepada si betina. Kemudian si jantan pergi, sebagian ada yang tinggal sama betina namun mayoritas hewan pejantan akan meninggalkan si betina. Dan si betina yang sudah ditanam benih si pejantan kemudian akan melahirkan anak-anak si pejantan dan mengurusnya seorang diri. Inilah hewan. Mereka tidak dibebani aturan bila ingin menyalurkan hasrat seksualnya, mengapa? karena mereka tidak memiliki akal. Mereka hanya memiliki insting dan naluri untuk bertahan hidup.

Berbeda dengan manusia. Manusia telah Allah Al Khaliq ciptakan berbeda dengan hewan. Manusia di beri suatu anugerah yang membuat mereka lebih sempurna daripada hewan yaitu akal. Dengan akal manusia belajar adab, belajar tata krama dan dikenai aturan syariat. Manusia gak bisa seenaknya memuaskan hasrat seksualnya tanpa diatur. Makanya manusia harus menikah terlebih dahulu sebelum mereka bisa menyalurkan hasrat seksualnya dengan cara yang halal. Dan ini juga untuk kebaikan manusia. Maka bila ada manusia yang berhubungan seksual seenaknya saja, maka gak beda dia dengan hewan. Gak beda dengan ayam, kera, anjing bahkan babi. Saya tanya, manusia mana yang mau disamakan dengan babi? Tidak ada kan? ini menunjukkan bahwa babi dan binatang lain tidak memiliki kehormatan seperti manusia dan manusia yang setara dengan binatang sudah jelas kehilangan kehormatannya.

Selain itu di antara manfaat menikah adalah menjelaskan keturunan agar tidak terjadi pernikahan sedarah. Manusia adalah makhluk yang Allah ciptakan tidak dapat menikah dengan orang yang garis keturunannya dekat. Istilah dalam Islam disebut mahrom. Bila ia sengaja menikah, maka akan terjadi bencana besar. Seperti penyakit, cacat atau kerusakan lain sebagai konsekuensi atas dilanggarnya kodrat penciptaan manusia. Berbeda dengan ayam yang manusia bisa mengawinkan di antara ayam jantan dan ayam betina meski dulunya mereka satu induk. 

Hubungan seksual sebelum nikah rentan menyengsarakan wanita. Manusia yang tidak diikat komitmen dalam berhubungan seringkali menghianati hubungan tersebut. Seorang remaja yang melakukan hubungan seksual dengan pasangannya sebelum menikah akan berbeda dengan yang sudah menikah. Ketika sebelum menikah tak ada saksi atas hubungan mereka berdua. Sehingga sang lelaki ketika ia telah menanam benih atau tak sengaja menanam benih, ia bisa saja meninggalkan wanita dan lepas tanggung jawabnya. Seperti hewan tadi, ketika hasrat seksualnya sudah tersalurkan, ia akan meninggalkan betinanya dan tinggallah sang betina seorang diri mengurus anak yang tak berbapak itu. Dan sudah tentu yang seperti ini menjatuhkan kehormatan manusia karena perilaku mereka tak ubahnya hewan.

Berbeda dengan setelah menikah. Ketika benih sudah ditanam tidak ada kekhawatiran sebab hubungan mereka telah sah dan diketahui khalayak banyak. Dan bila sang bapak ingin lepas tanggung jawab, khalayak tahu siapa yang akan disalahkan. Karena khalayak tahu bahwa bapak si anak pastilah si suami. Si bapak akan mendapat hukuman mental lantaran menelantarkan anaknya. Jadi bulan-bulanan di masyarakat dan dikucilkan. Selain itu menikah yang bukan karena terpaksa juga menunjukkan keseriusan untuk berkomitmen membangun rumah tangga. Dan ini akan menjadi dasar perilaku setianya kepada pasangan kelak. 

Dan sungguh, inilah di antara hikmahnya Allah menurunkan syariat menikah. Masih banyak hikmah-hikmah lain yang akan kita temukan andai kita mau merennungkannya. Ingat, manusia dianugerahi akal agar mereka bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Bila akal sudah tak berfungsi hingga manusia mengerjakan sesuatu yang buruk seolah itu baik, maka manusia laksana makhluk hidup tanpa akal. Dan makhluk hidup tanpa akal yang paling baik adalah hewan. Gak salah bila kita menyebut para pelaku seks bebas tidak memiliki kehormatan lagi.\

Sekian igauan pagi ini. Semoga bermanfaat


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Pernahkah kita merindukan kehidupan bahagia? Pernahkah kita merindukan kehidupan yang tenang dan damai? Setiap orang ingin bahagia, setiap orang ingin hidup yang tenang dan damai. Namun masing-masing orang memiliki cara untuk mencapai kehidupan yang seperti itu. Ada yang mencari jabatan setinggi-tingginya, ada yang menumpuk harta sebanyak-banyaknya. Ada yang ah macam-macam. Namun ternyata tak kunjung kenikmatan hidup itu ia dapatkan. Mereka yang memiliki jabatan tinggi ternyata bukannya merasa bahagia, justru malah punya banyak musuh. Ada banyak ornag yang menginginkan kedudukannya berusaha menjatuhkannya. Menjebaknya masuk ke masalah-masalah. Membuat pusing kepala.



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Ketika kau memutuskan untuk menikahi seorang perempuan dengan latar belakang keluarga yang tidak sempurna, barangkali akan ada beberapa orang yang mempertanyakannya. Mungkin orangtua atau orang-orang terdekatmu. Apakah kamu serius dengan keputusan itu? Sudahkah kamu memikirkan semuanya? Tidakkah kamu takut rumah tanggamu akan berjalan tidak baik-baik saja?


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

SEORANG lelaki di Saudi memiliki tetangga yang tak pernah sholat dan berpuasa. Suatu hari, dia bermimpi kedatangan lelaki.
Dalam mimpinya itu, lelaki tadi memintanya agar mengajak tetangganya yang tak pernah shalat untuk umrah.
Ia dikejutkan oleh mimpinya namun ia tak hiraukan. Anehnya mimpi yang sama terulang. Akhirnya ia mendatangi seorang syaikh untuk bertanya tentang mimpi tsb. Syaikh berujar bhw jika mimpi terulang lagi, ia mesti merealisasikan mimpinya itu.


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Copas dari status FB: Abu Nida Ummu Nida

Banyak laki-laki yang bersemangat ketika mendapatkan undangan lunch/makan siang bersama entah itu dari teman2 teamnya, atasannya atau dari teman-teman sepermainan dia di waktu kecil. Terlebih ketika semuanya serba gratis atau ditraktir.


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Ini adalah Sebuah kisah di jeddah, ketika ada sepasang suami istri yg sedang bertengkar, tiba2 suami mengangkat tangannya tinggi2 dan menampar sang istri.. istripun menangis, makhluk yg lembut, yg terlarang untuk di sakiti...

Dalam keadaan berantakan,Tiba2 terdengar ketukan pintu, sang istri masih terisak tangisannya...
Diintipnya di lubang pintu oleh sang suami, ternyata mertua dan keluarga istrinya yg datang. Dengan bingungnya dia membukakan pintu dan sang istri dengan cepat lari ke belakan dan mencuci mukanya supaya tdk tetlihat dia sedang menangis...
Akan tetapi sang ibu tetap menangkap putrinya habis menangis, dan bertanyalah sang ibu, apa engkau habis menangis duhai putriku? Kenapa engkau menangis?,
sang putri menjawab, "iya ibu, aku menangis, karena rinduku pada ibu, dan akhirnya Allah mengirimkan juga ibu datang ke sini, hingga tersampaikanlah rinduku ini, sembari memeluk ibunya dlm keadaan masih menangis..



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Lagi-lagi mau nulis tentang pernikahan. Hahahaha emang kalau sudah umurnya, ngomongin kaya gini emang gak ada habisnya. hahaha

Pandangan ane tentang pernikahan sudah ane tulis di post-post sebelumnya. Pernikahan bukan sekedar senang-senang saja. Bahkan ada misi suci di sana. Misi suci yang diikat janji suci yang seharusnya diawali tidak dengan memantik murka illahi. Dan harapkan agar tali pernikahan kekal hingga di surga.



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...



Sajak-sajak seorang pemuda belia
ia tulis dengan tinta warni warna
dikawal dengan harapan dibingkai doa
disinergikan dengan usaha
dan berikut tumpah ruah buah penanya


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Tulisan ini ditulis oleh seorang single (bukan jomblo) yang berharap bisa menikah suatu hari nanti. Dan ada harapan menyelenggarakan walimah yang syar'i. Walimah adalah mengundang orang-orang untuk makan-makan setelah acara pernikahan. Mungkin di indonesia sering disebut resepsi. Nah berikut ini harapan ane ketika Allah menghendaki suatu hari nanti ane mengadakan walimatul ursy.



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Seperti dulu kala
Ketika kita berbagi kelas yang sama
Ketika kita berbagi guru yang sama
Ketika kita berbagi masa yang sama

Dalam masa setengah windu kita bertemu
Dan di masa itu aku pun mengenalmu
Bagaimana sifatmu
Bagaimana sikapmu...

Dan semasa setengah windu pula telah berlalu
Mungkin aku tak lagi mengenalmu
Bagaimana sifatmu
Bagaimana sikapmu...



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Saya sering sekali menonton video Dr. Zakir Naik di Youtube. Bila Anda belum tahu siapa itu Dr. Zakir Naik beliau adalah seorang Dr yang kerap memberikan ceramah soal perbandingan agama. Ceramah-ceramah beliau terasa ringan dan mudah dicerna. Apa yang beliau sampaikan sungguh masuk di akal. Beliau kerap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang datang dari non muslim. Bahkan dari orang-orang atheis sekali pun. Dan beliau kerap memberikan jawaban yang memuaskan hati. Di antara jawaban beliau yang membuat saya begitu kagum adalah jawaban atas pertanyaan orang atheis yang menanyakan kurang lebih isinya, "Bahkan jika saya mengetahui ke Maha Agung Tuhan dengan segala pemberian-Nya terhadap saya apakah saya harus merasa kagum? Bukankah itu mudah bagi Tuhan Yang Maha Kuasa? Misalkan Bill Gates -orang terkaya di dunia- memberi saya 100 dolar, apakah saya harus takjub karena itu? Bukankah 100 dolar bagi Bill Gates itu sesuatu yang kecil?" dijawab dengan sangat apik oleh Dr. Zakir Naik, "Brother, yang menjadi pertanyaan bukan apakah saya harus heran dengan pemberian Bill Gates kepadamu tapi mengapa Bill Gates memberikan 100 dolar kepadamu? Mengapa di antara ratusan juta orang Bill Gates justru memilihmu untuk menerima 100 dolarnya?" Sebuah jawaban pamungkas yang membuat sang atheis mengucapkan , "Yah itu dia jawabannya,.... benar itu jawabannya...".



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...


Sumber foto: mepow.wordpress.com

Suatu siang di dekat sebuah mushola di pinggir jalan kampung terkapar seekor burung. Burung yang sangat bagus bentuknya. Warna kepalanya hitam dengan kucir yang berwarna hitam pula. Warna lehernya cerah can sayapnya agak kemerah-merahan. Ekornya panjang seperti murai namun ini bukan murai. Burung ini disebut burung Bubut Pacar Jambul. Bentuknya agak sedikit besar. Panjang ujung paruh sampai ujung ekornya berkisar 40cm.


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Sebagaimana teman yang dapat menjerumuskan seorang ke kubangan dosa, seorang istri pun demikian. Saya pernah mendengar kisah seorang ulama salaf yang kurang lebih isinya bahwa ia pernah bertemu dengan seorang pedagang di sebuah pasar. Perangai pedagang tersebut waktu menawarkan dagangannya sungguh sangat buruk. Dia tidak berlaku jujur terhadap barang dagangannya. Dia selalu memuji-muji barang dagangannya dan selalu menyebut kelebihan barang dagangannya namun selalu menyembunyikan kekurangan barang dagangannya.


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Warning: Tulisan ini sepenuhnya menurut pendapat saya dan tidaklah bersifat mutlak

Siapa sih manusia yang tidak ingin menikah? Semua tentunya mendambakan untuk menikah. Sebab Rasulullah bersabda bahwa menikah itu menyempurnakan agama. Ya, menyempurnakan agama. Sebab ada banyak sekali ibadah yang hanya bisa dilakukan selepas kita menikah. Sebagai contoh: Menafkahi anak dan istri. Menafkahi anak dan istri dapat terhitung sebagai sedekah bila diniatkan karena Allah. Dan itu hanya bisa didapatkan setelah pernikahan. Bahkan salah satu dari tiga amal yang tidak terputus meskipun sang manusia mati hanya didapat melalui pernikahan; Anak sholeh yang mendoakan orang tuanya. Dan masih banyak lagi yang lainnya. Maka tak salah bila Rasulullah menyebut bahwa pernikahan itu menyempurnakan agama.



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Duhai jiwa

musuh-musuhmu tengah bersiap sedia
musuh agamamu tengah menebar makarnya
dan engkau masih saja dibuai dunia
sibuk dengan urusan yang sia-sia


Duhai jiwa
rasakanlah musuhmu tengah menebar hawa
bila engkau tak lagi peka
bila engkau tak lekas bersiaga
bagaimana mungkin akan kalahkan mereka?


Duhai jiwa
engkau merindukan surga
memimpikan syuhada


Duhai jiwa
jika panggilan itu tiba
akankah engkau menyambutnya?


Ya Allah
ampuni dosaku
perbaikilah diriku dan agamaku



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...




Menikah, siapa sih yang gak pingin nikah. Apalagi umur sudah mencukupi buat nikah lantas apa yang ditunggu? Banyak!

Menikah itu bukan perkara mudah. Ada banyak yang perlu dipertimbangkan. Jangan sampai keputusan yang diambil hanya bermodal nekad belaka. Ikut-ikutan lantaran teman-teman sudah pada naik pelaminan. Sebab menikah itu adalah perkara besar. Karena di sana ada proses menyatukan dua pribadi manusia yang saling berbeda. Menyatukan presepsi untuk dapat mengarungi samudera kehidupan bersama. Mendidik anak-anak yang sholeh sholehah. Menghadapi konflik bersama. Maka kalau persiapannya tidak oke punya bisa susah nantinya.


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Tidak ada yang  tahu aku ini seperti apa

Ku tak pernah merasakan rasa hampa ini sebelumnya
Dan bila aku membutuhkan seseorang menemaniku
Siapakah yang akan menjaga dan menguatkanku?

Kita semua tengah mendayung perahu takdir
Ombak datang silih berganti dan tak dapat menghindarinya
Tapi bila kita kehilangan arah
Ombak akan membawamu ke hari lainya



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Rasa yang hendak kuceritakan padamu meluap ia

Namun tak mampu kuungkapkan dalam kata
Sejak pertama kita bertemu, bermusim telah berlalu
Dan di tiap malam selalu saja kembali memory itu, benarkan?



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Entri Populer