Mari Berkarya, Mari Bercerita


Berkarya untuk kehidupan. Bercerita untuk menghidupkan

Di Madinah ada seorang wanita cantik shalihah lagi bertakwa. Bila malam mulai merayap menuju tengahnya, ia senantiasa bangkit dari tidurnya untuk shalat malam dan bermunajat kepada Allah. Tidak peduli waktu itu musim panas ataupun musim dingin, karena disitulah letak kebahagiaan dan ketentramannya. Yakni pada saat dia khusyu’ berdoa, merendah diri kepada sang Pencipta, dan berpasrah akan hidup dan matinya hanya kepada-Nya.
Dia juga amat rajin berpuasa, meski sedang bepergian. Wajahnya yang cantik makin bersinar oleh cahaya iman dan ketulusan hatinya.


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...



Aku sedang berjalan di atas sebuah jalan
jalan yang panjang
dan tidaklah aku dapat melihat ujungnya
dan tidaklah aku mampu mengukur panjangnya
kecuali aku tahu pada apa ia tertuju
kematian



Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

           
Ada senyum terkembang
ketika kubuka dan kubaca catatan di belakang
sebuah parodi namun terjadi
dan komedi dari jiwa yang sedang mengembangkan diri

Dan tentunya
semua mengharapkan keindahan
dengan kenangan di angan-angan
dan harapan sebuah masa depan
semua berjuang
semua pejuang
semua memperjuangkan
demi satu tujuan
kebahagiaan

Menggali sebuah kenangan
menjadikannya seperti bahan bakar
dan menggerakkan roda gerigi berputar
mendongkrak dua tepi bibir naik ke permukaan
menciptakan sebuah senyuman
sebuah senyum kebahagiaan

Menggali sebuah kenangan
dalam catatan catatan perjalanan
dan aku dan kamu serta kalian
dalam sebuah kenangan menyenangkan
terima kasih telah menjadi suatu bagian
dalam hidupku yang penuh petualangan
mengasyikan ...


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...



Dunia baru
sebuah dunia yang baru
dan kita sedang hidup di dalamnya
dan kita akan mati di dalamnya

di dunia yang baru
sedang digenggam kegelapan dahsyat
manusianya pintar namun membodohi
orangnya bodoh tapi gemar memintari
mereka hanya hidup untuk hari ini
kemudian mati

di dunia yang baru
nurani telah dihabisi
tak ada yang mau merugi
bahkan untuk sahabat yang sekarat
atau saudara yang tersesat

di dunia yang baru
orang-orang baik dilaknat
orang-orang jahat dihujat
yang pura-pura baik dihormat
orang-orang benar dihina
orang-orang salah dicerca
yang seolah-olah benar dipuja

di dunia baru
tuhannya adalah dirinya
nabinya adalah akalnya
kitabnya adalah prinsipnya

di dunia baru
sahabatku
mari berilmu
aku tidaklah lebih tahu darimu
aku hanya memberi tahu
waspadalah saudaraku
bahwa dunia baru adalah dunia dungu
dan orang-orangnya pun semakin dungu
dan semoga itu bukan aku
dan semoga juga bukan kamu


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...


Balada lada
dari kecamuk yang memuncak muncak
aku mengarang balada
balada lada
bala balada lada
sebuah negeri arif yang kutinggalkan
dan sebuah balada lada
dari sebuah penjalinan yang terlarang
dan sebuah keputusan
oleh sebuah nasihat
dari Engkau Yang Maha Menyayangi

Balada lada
rasanya dilanda lada lada
memandang sebuah pemandangan
dari sebuah kenangan
sebuah taman dengan sekuntum bunga yang cantik
seekor lebah baik hati
dengan semilir angin yang membelai belai

Balada bala lada
mengingat ingat tentang masa lalu
membuatku terlada lada
dan jika sudah dilanda lada lada
lasanya lual biasa
dan aku harus kembali duduk
dengan segelas air yang ku teguk
aku hanya sedang dahaga karena dilanda lada
biarlah terlada lada
ketika kelak tergula gula
pasti muaaaniiisss rasanya

Yaaahhhh entahlah


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...



Dia begitu sederhana
ramah dan apa adanya
dia selalu menghadirkan tawa
dengan polah tingkahnya
lucu dan lugu

Dan dia tengah dicinta
dikejar-kejar dan digila-gila
oleh seorang yang begitu setia menunggunya
seolah tiada bergeming
dan dia pun tiada bergeming
tidak pernah menjawabnya
meski berita telah sampai padanya
mungkin inilah yang menjadi prinsipnya
dia tidak ingin melukai
hati rapuh sang bidadari pagi
yang masih menunggunya hingga kini
tersiksa batinnya namun tidak terluka hatinya

---

Dan aku begitu malu
pada diriku
semua egoku pernah menyiksanya
semua egoku telah melukainya

---

Dan aku bukanlah Engkau Sahabatku
dan takdirmu bukanlah takdirku
ini pengajaran darimu
ini pelajaran bagiku
terima kasih sahabatku





Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Merpati yang pernah dikurung
di dalam sangkar yang terbuat dari kayu

sederhana dan apa adanya

Aku begitu menyayanginya
merpati pertama yang kumiliki
senang dan bahagia rasanya
aku ingin merawatnya
mencintainya di dalam sangkar sederhananya


Hingga tiba saatnya
lalu aku lepas dia
segera dikepakkan sayap bebasnya
namun ia tak pernah mau pergi
namun ia selalu saja kembali

Duhai merpatiku, Engkau terbang namun tidak meninggalkan
apakah Engkau menyukaiku yang serba kekurangan
atau Engkau hanya tak ingin kehilangan sangkar sederhanamu?
aku sudah tak membelenggumu dengan sangkar itu
tinggalkanlah aku bila Engkau mau
aku tak akan sedih
aku tak akan menangis
apa? airmata???
aku hanya sedang mengantuk

saaaangat mengantuk

dan aku tak ingin dikutuk
bila selalu membuatmu suntuk

---

Astaga,!!!
aku ternyata sedang berkhayal
bukan merpati yang tidak mau meninggalkanku
hanya pikiranku yang tidak mampu melepasnya


Baca Selengkapnya atau Berkomentar...

Entri Populer