Mari Berkarya, Mari Bercerita


Berkarya untuk kehidupan. Bercerita untuk menghidupkan

Seiring berjalannya bulan Ramadan, banyak kita temui istilah-istilah yang diserap dari bahasa Arab. kebanyakan masyarakat Indonesia belum paham mengenai istilah tersebut, aakah istilah tersebut sudah terserap ke dalam bahasa Indonesia atau belum dan apakah istilah tersebut sudah memiliki kaidah penulisan sendiri menurut kaidah penulisan bahasa Indonesia? Mari kita bahas bersama-sama.

Sebelumnya perlu saya informasikan bahwa pembenaran istilah berikut mengacu pada Kamus Besar Bahasa Indonesia online yang dikelola oleh website http://pusatbahasa.diknas.go.id. Berikut daftar istilah yang menurut saya kurang tepat apabila ditinjau dari kaidah penulisan bahasa Indonesia.

Ramadan atau Ramadhan
Istilah di atas sering kita baca pada spanduk-spanduk yang dibuat oleh instansi-instansi baik swasta maupun pemerintah. Penulisan bulan kesebelas dalam kalender Islam yang benar menurut KBBI-online adalah Ramadan. (Tanpa 'h' dan diawali huruf besar karena nama bulan) yang artinya: bulan ke-9 tahun Hijriah (29 atau 30 hari), pada bulan ini orang Islam diwajibkan berpuasa.

Imsak atau imsyak
Istilah tersebut sering dengar sepuluh menit sebelum azan subuh. Istilah yang benar adalah imsak (tanpa 'y') yang menurut KBBI-online berarti: saat dimulainya tidak melakukan hal-hal yang membatalkan puasa,seperti makan dan minum; 2 v berpantang dan menahan diri dr makan, minum, dan hal-hal yg mem-batalkan puasa mulai terbit fajar sidik sampai datang waktu berbuka.
Parahnya lagi masih ada juga orang yang salah menyebut istilah tersebut dengan kata 'insaf' padalah dalam KBBI-online disebutkan bahwa insaf berarti : sadar akan kekeliruannya dan bertekad akan memperbaiki dirinya.

Buka puasa atau batal puasa
Hal ini sering tidak disadari oleh sebagian kaum muslim. Begitu azan magrib berkumandang, lekas-lekas mereka mengatakan 'Makan ini dulu, sekedar untuk membatalkan puasa.' Padahal istilah ini salah. Batal dalam bahasa Indonesia berarti tidak berlaku; tidak sah; jadi sayangkan kalau puasa kita tidak sah karena niat kita salah niat? Gunakanlah kata berbuka atau buka puasa seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Tarawih, taraweh, tarweh, taroweh atau tarowih?
Istilah tersebut lumrah kita dengar selama bulan puasa. Menurut KBBI-online yang benar adalah tarawih.

Kultum, ceramah, pidato atau khotbah
Sebagian masyarakat masih rancu menggunakan istilah di atas. Mana yang dikategorikan kultum, ceramah, pidato atau khotbah. Karenanya mari kita luruskan bersama-sama.

  • Kultum (kuliah tujuh menit) berarti kuliah dalam waktu tujuh menit. Selain berkaitan dengan sekolah tinggi, kuliah juga berarti ceramah agama. Ini berarti kultum merupakan ceramah keagamaan yang berdurasi pendek. Di bulan Ramadan, biasanya kultum dilaksanakan sebelum salat tarawih. Namun tidak menutup kemungkinan kultum dilaksanakan di waktu dan tempan yang lain.
  • Ceramah merupakan pidato oleh seseorang di hadapan banyak pendengar, mengenai suatu hal atau pengetahuan. Durasi ceramah lebih panjang dibandingkan dengan kultum. Bedanya dengan pidato adalah ceramah lebih bersifat khusus bagi suatu kelompok tertentu.
  • Pidato adalah pengungkapan pikiran dalam bentuk kata-kata yg ditujukan kepada orang banyak. Dibandingkan dengan ceramah, pidato lebih bersifat umum. Pendengarnya pun tidak harus kelompok masyarakat tertentu.
  • Khotbah adalah ceramah keagamaan sakral yang biasanya diikuti dengan ibadah tertentu. Misalnya khotbah jumat yang diikuti dengan Salat Jumat. Perbedaan lain antara khotbah dengan ceramah ataupun pidato adalah khotbah memiliki rukun dan syarat yang harus dipenuhi oleh khatib terlebih dahulu.
Mungkin itu dulu yang dapat saya berikan. Apabila ada tanggapan atau tambahan mengenai istilah di bulan Ramadan dari pembaca, silakan tulis dikolom komentar di bawah artikel ini. Terima kasih sebelum dan sesudahnya.

Artikel terkait lain dengan



7 Reaksi Pembaca:

WEW!!
Ternyata yang benar itu "Ramadan" ya? baru tau nih...

HEHE, bener Shid, sukanya ngomong "ngebatalin" puasa. Ckckckc, moudah-mudahan puasa kita tetep diterima ALLAH, dengan SAH, berlaku. AMIIN....

Assalamu'alaikum, seger nih 'pembuka wawasan'nya tentang bahasa Indonesia...

untuk shalat tarawih yang bener gitu ya? klo ada yang bilang 'tarwih' itu karena memang asalnya gitu sih...

@Yak
Jadi hati-hati deh

@firyan
Yang tarawih sudah diserap ke bahasa Indonesia

@AeArc'
terima kasih banyak

rhamadhan ala sobatsehat. proses membersihkan diri dan menuju fitrah yang sejati. DI mulai dari angka nol ya heheheh

wah, akhirnya dapat pencerahan di sini....
terima kasih infonya kang....

hal itu terjadi karena penerapan kata serapan yang belum konsisten, mas

Posting Komentar

TERIMA KASIH ATAS KOMENTARNYA.

Entri Populer